1 = 2

When it shows 1 it perhaps 2. When it is 2 it might be seen by 3.

I have no worried about it. For me, we live in society, dare to be open-minded, and open to people’s thoughts. I don’t have to hide dark behind the night. Kalau ada yang ingin diutarakan ya jangan dibuat di selatan, diutarakan sajaย ๐Ÿ˜‰, nggak usah pakai TTS, mending kalau tebak-tebakan kata nya udah sekalian diisi jadi langsung bisa dimengerti. Kalau masih berputar-putar dengan aksara bermakna, kan jadinya saya cuma jawab apa adanya.

Advertisements

Mie Kado Surabaya

IMG_20180921_165540_20180921165834834-769x810
in a comfort condition

Nemu lagi yang unik.

Makan mie, bakso, mangkoknya pun bisa dimakan, kriuukk…

Lokasinya di Ruko Yogya Grand Center Jl. Karanggetas Cirebon. Yang jualnya dari sebuah butik di jajaran ruko. Jadi kalau mau pesan masuk dulu ke butiknya. Untuk fasilitas mejanya masih terbatas tersedia satu meja dengan enam kursi di emperan butik berhadapan dengan lalu lalang kendaraan yang mau menuju ke parkiran di basement supermarket. Tapi, kalau lihat info dari IG sih, nanti kalau food court YG udah kelar dirapihin bakalan buka di sana. Karena meja di emperan dirasa kurang nyaman, jadi saya dan teman-teman pesan bungkus lalu kita nyari tempat buat makannya di dalam food court Supermarket Yogya. Untuk saos dan sambalnya juga minim. Hmmm…mungkin karena masih kondisinya darurat..

The point is, jika sesuatu dirasa kurang nyaman, ya dibikin nyaman aja. Hindari diri dari menuntut kenyamanan datang menyapa tanpa berbuat apa-apa, tapi ciptakan apa-apa yang ada menjadi menyenangkan tanpa mengurangi juga kenyamanan di orang lain di sekitar kita. Satu porsi yang dikemas pakai kardus tadi tandas di meja food court, nggak bisa capture, karena hape lagi lowbat juga posisi mie mangkok pangsit dalam kemasan kardus jadi nggak terlihat sisi uniknya. Ada hikmahnya tadi ‘kelebihan’ pesanan’.

Terperangkap Opini Publik

Semasa lulusan sekolah dulu merebak opini, yang saya pikir juga adalah sebuah opini yang juga sudah melekat bahkan pada generasi sebelum saya, yaitu kalau lulusan kuliah jurusan ekonomi atau akuntansi bakalan mudah diterima bekerja di perusahaan manapun, termasuk buka usaha sendiri. Pula beropini kalau dari jurusan eksak akan mudah saja beradaptasi dengan mata kuliah akuntansi. Maka yang terjadi di masa kelulusan SMA dari kelas saya yang berjumlah dua puluh lima orang, mau ngerti mau nggak – dua dalam tiga tahun di bangku SMA fokusnya di bidang eksak berbondonglah begitu lulus sekolah lantas ‘nyeberang’ mengambil jurusan tersebut. Hasilnya, wallahu a’lam… tapi yang sempat saya tahu beberapa dari teman saya kala baru saja melewati satu semester pertama mengaku jeblok begitu ketemu dengan mata kuliah akuntansi lalu memutuskan pindah jurusan. Iya buat yang bisa lancar mengikuti nggak masalah, lancar jaya abadi. Untung saya nggak ikut rombongan yang terjun ke ekonomi-akuntansi. Laah dari masa SMP aja saya keteter melulu di kedua mapel itu, malah sering jadi bulan-bulanan guru mapelnya, saking kesalnya saya sering ‘ngerjain’ mulai dari menaruh aroma tak sedap sampai taro petasan di kolong meja gurunya ๐Ÿ˜† Dulu di bangku SMP saya dapat mata pelajaran Ekonomi dan Jurnal Tata Buku (kira-kira sub bidangnya ilmu akuntansi). Jadi begitu lulus SMP dan masuk SMA saya berjanji pada diri untuk nggak mau ketemu lagi sama si eko dan si akun.

Sering kita terperangkap dalam opini publik. Beranggapan bahwa pendapat tersebut sangat benar dan dapat diterima secara universal. Sementara isi kepala, kemampuan, kecakapan, bakat, minat, visi setiap individu adalah unik.

Tahun 2008 pernah saya diberangkatkan untuk Master Class Program di bidang Geomechanical Application Technology. Untuk peserta umum dikenakan biaya delapan juta rupiah. Buat saya yang Alhamdulillah dapat free ticket boleh gratissss ๐Ÿ™‚ plus fasilitas dan akomodasi yang saya dapat nggak beda dengan yang berbayar. Sudah ditanggung full oleh instansi. Konon informasinya kalau beroleh sertifikasi resmi program tersebut mudah lolos. Lolos kemana ya nggak tau, wkwkwk… Sayangnya, buat saya, ilmu dari program tiga hari di Hyatt Bandung yang Instrukturnya aja International Geomechanics Specialist, nggak ada apa-apanya :mrgreen: Mau disangkutin kemanaaa di bidang pekerjaan saya yang di tahun tersebut berkutat mengelola media massa online. Jauh sangat panggang dari api ๐Ÿ˜†

Think Big

Ruwet, suir!

Kepentok sama suatu form yang beberapa waktu lalu aku modif. udah isi semua angka, ternyata pas di-entry, hasilnya nol padahal semestinya ada nilai. Mesti tanya sih ke ahlinya. Kemarin baru coba konsul sama IT nya aja, tapi tetap dia sendiri juga belum bisa menemukan solusinya. Seharian ini dari pagi sampai aku coba utak-atik lagi, modif lagi formnya. Mau kembali pakai form tahun 2015, udah nggak memadai untuk data yang semakin bertambah dan berkembang di tahun-tahun kesini. Dimodif secara nekad dan otodidak pun malah hasilnya Zero. Berarti ini jadi pe-er buat minggu depan. Okelah, ini benar-benar mesti dikonsultasikan sama ahlinya.

Enjoy aja fokus dengan utak-atik seperti ini. Seperti bocah yang begitu tenggelam keasyikan mengupas mainan mobil-mobilannya hingga seluruh spare partnya tercecer :mrgreen: mau di belakang atau di samping ada yang mengintimidasi nggak penting, wah udah nggak kedengaran lagi. Focus in think big. Berpikir tentang cara membuat, mengubah, mengadaptasi sesuatu yang baru jauh lebih seru ketimbang gonjing eh, gunjing. You think big when you think about something new that you can create, no longer care about what people do or question small things about people’s behavior. Paling saya baru ke-distrack oleh sesuatu yang sifatnya small but sweet things. Kayak tadi di jalan ketemu teman yang sama-sama mau makan siang dan ternyata tujuan kita sama. Cuzz deh…. dia naik motornya aku naik mobil, yang penting kan kita ketemu di tempat tujuan. Atau, ada yang selama ini bersembunyi, kukira nggak pernah peduli namun ternyata memperhatikan kreasiku karena tiba-tiba dia sendiri bilang kalau dia mengagumi kreasiku itu (jiaaahh bikin pengakuan sendiri hahayy…. saya jadi ge-er lho, tapi ge-ernya juga sembunyi-sembunyi ajalah, nggak diliatin ke orangnya ๐Ÿ˜†ย  )

Pretty

โ€‹there is a sweetest heart and full of love

of course I will do the same wholeheartedly

nothing else, no one else would bothering us

this is a sincerity

really I love you

๐Ÿคญ
90’s generation….

Oup’s, not exactly, my younger friend who’s sit next to my desk humming this repeatedly. Confidently I bet he sang aimless. Though, I’d like to say… thank you ๐Ÿ˜† you read what I thought๐Ÿ’ก

nothing else, no one else would bothering us             *sing a long*