Roby’s Coffee

Β Menyiangi siang, mendadak dangdut aja temanku Susy :mrgreen: ngajakin nge-hang out di Roby’s Coffee. Tempat ngopi yang lumayan asyik dengan price terjangkau. Okelah, santap apa sesiang ini? Mau menu ngemil rasanya nggak Indonesia banget yah hahaha… bukannya nggak doyan sih burger, roti bakar, risoles, dsb, tapi aku emang baper alias bawaannya laper kalau waktunya makan siang πŸ˜†

IMG-20170920-WA0000
Roby’s Coffee @Jl. Moh. Toha. List menu yang disajikan termasuk list menu dari Tasmania Burger, sepertinya mereka berdua satu group ~ Pic by Susy πŸ˜‰

Ini pesananku:

Nasgor Bakar
Nasgor Bakar dengan topping slice cheese panggang IDR 25K ~ Pic by Mcoffeey

Pesanan si Tante Susy eh, Neneng ding haha…

Roti Bakar Cokleat-Kacang
Roti Bakar Cokelat-Kacang, yummy gurih! ~ Pic by Mcoffeey

Sementara ini menu pilihan rada galaunya neng Idin alias Dini heheh… *piss yah*

Nasi Daging Sapi Sambal Ijo
Nasi Daging Sapi Sambal Ijo Rempah ~ Pic by Mcoffeey
Light Lychee
Light Lychee – lychee Tea IDR 15K ~ Pic by Mcoffeey

 

Advertisements

Sirop Cabai

 

JJS alias jalan-jalan seru, eh sore πŸ™‚ kalau mau bilang seru barangkali nanti berkesan ‘aahh cuma segitu aja‘ hehe… yah apalah, dibikin asyik aja. Waktu sore selepas kerja itu waktunya rileks, bukan waktunya kejar setoran πŸ˜†

Naahh… coba kalau sore ini ada yang serileks aku yaa.. seusai beli roti dari bakery di ruas Jl. Pasuketan sempat lihat ada beberapa tenda event sedang digelar di sekitar Ramayana Supermarket. Whuaahh baru kuingat kalau event pameran dari FKN XI kan sampai tanggal 19 September 2017. Dan disini salah satunya selain di Keraton, di Goa Sunyaragi, yang ini pameran industri kerajinan kreatif binaan dekranasda Kota Cirebon berlokasi di depan pabrik BAT. Okelaah, kita mampirin dulu sejenak jajaran tenda pameran di penghujung hari ini. Hey…aku nemu salah satu tenda yang jual aneka minuman. Sangat mencuri perhatianku: ‘Sirop Cabai’. Ajiibb… bikin penasaran. Masa iya ada cabe dibuat minuman sirop?

 

Satu kemasan botol besar dibanderol dengan harga Rp. 30,000,- sedangkan kemasan botol kecil cukup Rp. 8,000,- aja di area pameran. Namanya baru mau icipin jadi aku beli kemasan kecilnya aja dulu seukuran 250 mili liter. Eh, biar nggak on-off (sehari on – sehari off, udah kayak penghuni rumah yang nggak bayar tagihan listrik aja πŸ˜› ), sebagai temannya aku beli juga deh Sari Buah Jambu Merah dengan nama Kresna.

O iya si Sirop Cabai sendiri punya nama Winmi, dengan varian rasa cabai, cabai pisang susu, cabai stroberi. Winmi yang kupilih rasa cabai pisang susu. Di kemasan Winmi ternyata udah ada label MUI-nya segala. Jadi nggak perlu ragu pemirsah. Soal rasa? Begitu nyampe rumah coba seduh setakaran dua sendok dalam gelas, larutkan dengan air, tambahkan es batu, jeeeezzz….manis-manis cetaaarrr euy….mirip rasa sirop pisang susu tapi di ujungnya terasa pedas. Gebreeekk aah πŸ˜€

 

Baca juga tentang Sirop Cabai Winmi

Festival Keraton Nusantara XI 2017

Jalan-jalan Sabtuan ini (16/9) berkesempatan menyaksikan Festival Keraton Nusantara XI yang diselenggarakan di Cirebon selama 15-19 September 2017.

Beberapa bidikan yang kudapat di area Alun-Alun Keraton Kasepuhan Cirebon, dimana pembukaan perhelatan dimulai:

Dari Keraton Kasepuhan Cirebon sebelum acara dimulai, futu dulu ya pak? hehe…

DSC04218
Salah satu Kereta Kencana
DSC04211
eh, ada bule juga? *loveface-mode-on* ❀
DSC04279
Keraton Kaprabonan Cirebon
DSC04274
Keraton Kaprabonan Cirebon
DSC04243
Keraton Kanoman Cirebon
DSC04295
Puri Agung Denpasar, Bali
DSC04296
Puri Agung Denpasar, Bali
DSC04297
Puri Agung Denpasar, Bali
DSC04300
Puri Agung Denpasar, Bali
DSC04319
Kerajaan Gowa Sulawesi
DSC04320
Kerajaan Gowa Sulawesi

 

DSC04326
Kerajaan Gowa Sulawesi
DSC04281
Kesunanan Surakarta
DSC04284
Kesunanan Surakarta
DSC04286
Kesunanan Surakarta
DSC04263
Pura Pakualaman Yogyakarta
DSC04264
Pura Pakualaman Yogyakarta
DSC04265
Pura Pakualaman Yogyakarta
DSC04259
Pura Pakualaman Yogyakarta
DSC04309
Kerajaan Sumedang Larang
DSC04310
Kerajaan Sumedang Larang
DSC04314
Kerajaan Sumedang Larang
DSC04315
Kerajaan Sumedang Larang
DSC04317
Kerajaan Sumedang Larang
DSC04199
Kerajaan Tallo Sulawesi Selatan
DSC04200
Kerajaan Tallo Sulawesi Selatan
DSC04201
Kerajaan Tallo Sulawesi Selatan

 

Kopikan Pagimu

Hai…

Selamat pagi dunia… πŸ™‚

Pagi tersenyum lembut Rabu ini, kemuning surya sedikit tersapu mega.

Menikmati hari jelang kerutinitasan tidak melulu harus indoor, kenapa nggak sekali waktu coba relax-kan seluruh raga dan jiwamu dalam damainya alam sembari membiarkan sapa mentari, kicau burung, dan samar deru perahu motor di kejauhan laut sana, agar terbiasa pola otak kita bekerja out of the box, free thinking, aahh… apalah πŸ’‘

 

DSC04195DSC04196

 

 

 

 

 

 

#new place

#driving range

#greenly morning

Bolu Cokelat Kara

Minggu ini abis jalan-jalan pagi ke Pasar Gebrak Sumber, biasanya kesana suka nyari barang-barang unik.

Pulangnya nyiapin bahan-bahan buat bikin bolu cokelat kara:

  • 200 gram gula pasir
  • 160 gram tepung terigu
  • 40 gram cokelat bubuk van houten
  • 100 gram margarin, dicairkan
  • 200 ml santan kara
  • 1 sendok makan TBM
  • 5 butir telur

(tepung terigu dan cokelat bubuk diayak siapkan dalam satu wadah)

Mariii…

  1. Kocok gula dan telur dengan mixer kurang lebih 10 menit. Tambahkan TBM, kocok lagi selama 5 menit.
  2. Masukkan secara bertahap dan bergantian antara ayakan terigu+cokelat bubuk, margarin, dan santan kara. Aduk rata.
  3. Masukkan ke dalam cetakan bolu ukuran besar dan bundar.
  4. Kukus adonan selama 40 menit. Kukusan jangan dibuka sampai batas waktu kematangan.
  5. Angkat dan sajikan sebagai teman minum teh β˜•

minat? temenan doonk πŸ™‚

Tetap Menghijau

Sesiang ini ada sesuatu di teras samping rumah yang mengusik pandangan mata. Entah ini tanaman apa dan dari mana, bukan sengaja ditanam.

Kalau diperhatikan, dia tumbuh di celah paving block yang tanahnya saja mungkin kurang subur, bahkan kering dan terpapar panas matahari begitu menyengat. Meski bagian terawal dedaunannya ada yang layu, tapi lihatlah bagian atasnya, terus bertumbuh dan menghijau. Luar biasa ya semangat tanaman ini.

Sama halnya hidupku. Bukannya nggak jarang di masa-masa sebelumnya pernah dikecewakan, bahkan mungkin dimusuhi, dibenci, dijauhi. Namun kuinsyafi, ada banyak penyampaian kekecewaan yang dilontarkan padaku juga asal muasalnya berasal dari perilakuku yang mengecewakan orang lain. Sehingga yang kulakukan bukan membiarkan seluruh daun hijau semangatku melayu semua, yang layu biarlah berlalu, terus mengoreksi dan memperbaiki diri, tetap merangkul dan menjalin silaturahim. Bolehlah tengok di akun media sosial si wajah buku pun diramaikan oleh kicauan teman-teman, bolehlah tak percaya sembilan puluh persen dari mereka yang hingga kini setia meramaikan postinganku sudah pernah atau malah sering kecewa denganku begitupun sebaliknya. Tetapi kita sadar, adapun kita saling menegur bukan karena benci, fitnah, dan untuk mengobar permusuhan melain karena kita saling peduli dan ingin membaikkan karib sesama kita, insyaf diri bahwa kita manusia makhluk sosial hidup di dunia bermasyarakat bukan minion hidup di pulau bidadari :mrgreen:

Nasi Ayam Khas Semarang

Selamat pagii semua πŸ™‚ udah sarapan apa pagi ini? O’iya, udah jogging kemana pagi ini? Masih moyoy? Astagfirullah… masih belia kok semangatnya aki-nini sih say? πŸ˜€ Hayu ah semangat dan kembangkan senyum, lapangan hati, hidup hanya sekali, usah pelihara rusuh resah, yiuuu aah… sarapan dulu kitah Nasi ayam khas Semarang. Kalau pagi-pagi sembari belanja atau bersepeda, atau jalan pagi, mampirin sejenak pojok pasar tradisional Kanoman masih nggak jauh kok dari toko oleh-oleh khas Cirebon di sana.

 

 

Sebungkus nasi ayam khas Semarang komplit ini isinya nasi putih, suiran ayam, telor dan tahu semur, sayur waluh, kerecek, dan kuah kari. Rasanya agak manis, tapi suka ditawarin juga pake cabe rawit masak. Nyarinya pagi-pagi lho, pernah aku mampir ke Kanoman siang sekitar jam sebelasan, udah nggak ada tapaknya πŸ™‚

Otak Bakar

Neehh… kemaren ada yang penasaran sama jenis makanan satu ini,

IMG_20170827_103629

dapetinnya nggak susah kok, cuma cukup mampir ke pasar tradisional Kanoman, terus liat aja di trotoar seberang Toko Sinta Manisan udah langsung kelihatan, yang dagangnya duduk di bawah dan selalu dikerubutin pembeli. Bentuknya ternyata imut, dimakannya dicocol sambal kacang yang agak pedas, jadi gurih-gurih maknyuss…

 

 

Definisi Bahagia

Jadi pingin ikutan mendefinisi makna bahagia *abis dengerin definisi bahagianya Vidi Aldiano πŸ™‚

Dalam beberapa pekan ini kalau dinget-inget, seneng rasanya selain bersua sapa -meski di antaranya hanya jumpa beberapa menit saja- setidaknya bisa membuatnya tertawa lepas. Sama sekali aku tidak berbakat jadi komedian, mungkin juga nggak jarang garing, tapi siapa dapat menipu ekspresi jiwa oleh lepasnya tawa menghias wajah?

KRI DEWARUCI

Berakhir pekan sesekali waktu kali ini nemu keasyikan baru. Mengenal lebih dekat pada bahari dalam moment Festival KRI Dewaruci di Pelabuhan Cirebon 25-27 Agustus 2017 dengan tema “Dewaruci Marani Grage”. Senangnyaaa bisa ikutan naik ke geladak kapal sekaligus selpih sukaesih dan menikmati sore sembari bercengkerama dengan derai air laut dan semilir angin.

unknown person :mrgreen:

 

Terus, KRI Dewaruci itu sendiri seperti apa? Yuk tengok sejenak ulasannya

KRI Dewaruci tengah bersandar di Pelabuhan Cirebon 25-27 Agustus 2017 menjadi objek wisata bagi masyarakat Cirebon

 

KRI Dewaruci yang Melegenda

KRI Dewaruci merupakan Kapal Latih kebanggaan TNI AL yang telah mengelilingi tujuh samudera dan keliling dunia untuk pelatihan Taruna dan Taruni juga sekaligus memperkenalkan Kebudayaan Indonesia pada Dunia setiap tahunnya. Salah satu kapal utama dalam Armada TNI Angkatan Laut ini memiliki sejarah panjang dalam kemaritiman Indonesia.

KRI Dewaruci dibuat pada tahun 1952 di galangan H. C. Stulchen and Sohn, Hamburg Jerman Barat, dan diluncurkan pada 24 Januari 1953. KRI Dewaruci dibawa dari Jerman Barat menuju Indonesia oleh Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) di bawah pimpinan kapal Kapten A. F. H. Roosenow.

Pada 1 Oktober 1953, KRI Dewaruci masuk dalam jajaran Armada RI dan diresmikan sebagai kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan Laut yang berbasis di Surabaya.

KRI Dewaruci telah melakukan misi pelayaran hingga ke berbagai negara dunia. Setelah 11 tahun diluncurkan, KRI Dewaruci melakukan misi keliling dunia yang pertama kali, menyusuri Samudera Hindia, Terusan Zues, Samudera Atlantik, Benua Amerika, lalu ke Terusan Panama hingga ke Samudera Pasifik.

Misi keliling dunia pertama tersebut ditempuh dalam kurun waktu sembilan bulan dari Maret hingga November 1964. Hingga di tahun 2013, KRI Dewaruci melakukan palayaran keliling dunia ke berbagai negara tujuan dalam mengemban misi latihan bagi taruna angkatan laut, misi diplomasi internasional dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke berbagai negara yang disinggahi.

KRI Dewaruci yg memiliki panjang 58,30 meter dengan lebar 9,5 meter memiliki bobot 847 ton dan dapat mengangkut 70 ABK dan 70 Taruna. KRI Dewaruci digerakkan menggunakan mesin dengan kecepatan maksimal 10,5 knot. Selain itu, KRI Dewaruci dapat digerakkan melalui fungsi layar yang ada.

Terdapat sebanyak 16 layar yang terbagi dalam tiga tiang utama, yakni Tiang Bima, Tiang Arjuna dan Tiang Yudhistira. Total luas layar dari ketiga tiang tersebut mencapai 1091 meter persegi.

Sebagian besar konstruksi KRI Dewaruci terbuat dari logam baja. Penggunaan kayu hanya ditempatkan sebagai ormen dengan ciri khas ukiran-ukiran, untuk melapisi bagian-bagian tertentu dan bagian dalam kapal, seperti ruang navigasi dan ruang komandan kapal.
Sementara, peralatan navigasi yang digunakan dalam KRI Dewaruci sebagian besar menggunakan teknologi sederhana dan kebanyakan dioperasikan secara manual.

Dalam misinya sepanjang sejarah kemaritiman Indonesia, KRI Dewaruci telah mengarungi lautan dunia sebanyak 41 kali dengan 45 Komandan Kapal berbeda.

Masa tugas KRI Dewaruci sudah mendekati akhir. KRI Dewaruci yang telah berumur 63 tahun, akan lebih banyak bersandar dan akan difungsikan sebagai sarana objek wisata sejarah maritim Indonesia.
Misi-misi KRI dewaruci akan segera digantikan oleh kapal baru dengan spesifikasi lebih besar dan jumlah layar lebih banyak. Proyek pembuatan kapal sedang dilakukan di Kota Vigo, Spanyol. Kapal baru tersebut diperkirakan akan diluncurkan pada awal 2017 dengan nama KRI Bima Suci.

Artikel oleh: Silvester Lintang

Kompasiana | Wisata | 26 April 2017 Β  01:57Β Diperbarui: 29 April 2017 Β  11:42