Night Vision

Night Vision ~ pic by mcoffeey, November 2017

#lampu jalannya baru

Advertisements

Berburu Mangga

Kalau kemarin rame-rame bersama teman-teman berburu ikan limpahan dari balong sekitar halaman kantor, kali ini edisi Mutz the manggo hunter beraksi malam hari berburu mangga di rumah tetangga πŸ˜† ngga ding, maksudnya di halaman rumah dinas kosong.

Sore tadi aja udah seneng banget, sepulang kantor sepedaan sembari keguyur gerimis tau-tau nemu mangga dua biji di bawah pohonnya di tepian lapangan tenis. Malemnya eh, ada limpahan lagi langsung berguguran dari pohonnya di depan mata. Rezeki emang nggak kemana. Patah satu berlimpah seribu, Alhamdulillah πŸ™‚

Simple Things

When I was in elementary school, we were playing rounder in the school backyard. When it was also based on the results of the drawing of the group division I went to the group that I was actually less familiar with the friends in the group. But anyway I keep playing.

It was my turn to hold the stick, one of the group gave a shout of excitement for me. I looked back when she was not only shouted the spirit but she also asked me first turn back. Apparently, she asked that we clap each other’s hands as a sign of encouragement. But her intention immediately canceled it because seeing my right hand wrapped in bandage. Then she asked why. I said this morning my hand was cut off by a knife. Then she pulled one of my left hand while tapping with her hand. OK! Good Luck Mut! May your hands get well soon too, you’re the best in Rounder!

Simple indeed. But for the present, sometimes we escape from and against such small things.Β Something you do for someone even though it may not be very useful but in fact it is a way of your attention. For me, I still appreciate those same things. As I got this morning πŸ™‚


Balado Teri

Niatnya mau bikin teri pedas manis, tapi entah ini lebih tepatnya jadinya balado teri. Rasanya keasinan 😯 gara-gara cabe merahnya udah diulek duluan pake garam.

Bahan:

  • 1/2 ons teri nasi / teri halus
  • 10 buah cabe merah keriting
  • 5 buah cabe rawit
  • 1 buah cabe hijau
  • 6 buah bawang merah
  • 1/4 buah bawang putih
  • 3 iris tipis jahe dan 3 iris tipis laos
  • 1 buah asem jawa
  • 1 keping koin gula merah
  • minyak goreng

Let’s cook:

  1. Iris bawang merah, bawang putih, cabe merah, jahe dan laos.
  2. Iris sedikit tebal cabe hijau, sisihkan.
  3. Iris gula merah, sisihkan.
  4. Rendam gula jawa dengan air panas hingga lumat, sisihkan.
  5. Goreng teri sampai warnanya kuning kecokelatan.
  6. Tiriskan teri, bersihkan penggorengan dan ganti dengan minyak goreng bersih.
  7. Tumis bumbu irisan sampai beraroma. Kecuali cabe hijau dan gula merah.
  8. Masukkan air asem, cabe hijau, dan gula merah. Aduk rata. Kecilkan api penggorengan
  9. Masukkan teri. Aduk rata.
  10. Sajikan bersama nasi putih hangat. Selamat bermaknyuus..

Angkringan Mas Jo

Dari info teman kantor, katanya dia baru aja bernostalgia dengan masa kuliahnya setelah menemukan warung angkringan khas Jogja nggak jauh dari rumahnya. Namanya Warung Angkringan Mas Jo, persis dekat jalan masuk perumahan Bima. Jual sego kucing alias nasi kucing, lengkap dengan beberapa lauk, gorengan, dan minuman jahe. Bukanya pukul lima sore.

Bukan menjadi hambatan sore sepulang jam kantor Jumat ini ketika langit dirundung mega kelabu. Bahkan di tengah perjalanan sejauh enam kilometer pun rerintikan dari langit turun menghadang.

Dan inilah tampilan Warung Angkringan Mas Jo dan sajian nasi kucing yang kubeli di kawasan perumahan Bima.

Delapan ribu rupiah untuk dua bungkus nasi kucing isi teri, sebungkus ayam bumbu semur, dan empat buah gorengan. Worth it for very small portion and a bit of Javaneese taste. *but not for the gasoline* πŸ˜†

Drop @Gado-Gado Olahraga

Siang ini edisinya sedang on the way to Bank Indonesia. Biar kelihatannya lagi ada urusan keuangan yang teramat serius 😎

Padahal cuma mau nukar uang pecahan seratus ribu yang sobek bagian ujungnya. Sayangnya, menurut informasi sekuriti untuk keperluan tersebut hanya bisa di Hari Kamis, jam 08:00 s.d. 10:00 WIB. Yiaahhh udah balik ke belakang kemudi hendak meluncur lagi ke arah Cangkol. Lah! Aku mau kemana cerita nih? Kenapa tadi nggak nyoba aja ke BNI, yang jelas-jelas nerima juga penukaran uang rusak, kan posisi gedungnya bertetanggaan sama BI. *nepokinjidatsatukali* Akhirnya aku putar balik sebelum semakin jauh terbuang ke arus lintas Kalijaga dan keluar lewat fly over. Kembali ke tempat semula. Ternyata it’s a piece of cake. Mantab! Kelar deh urusan di BNI. Terus, maksi di mana sekarang?

Naahh… pernah dulu rumpi-rumpi sama si adek katanya ada Gado-Gado maknyus di Jl. Olahraga. Hmm…. sound’s nice. Lumayan juga untuk menuju ke sananya harus “olahraga” dulu di siang bolong gara-gara aku ngambil rute lewatin Jl. Cipto yang sedang ada perbaikan jalan. Kayaknya sih bukan “olahraga” tapi lebih kepada sauna, heuuuu…..

IMG_20171114_123527-777x1036
tadi pas difoto sempat kebalik posisi garpu sama sendoknya, untung keburu nyadar jadi di-recapture. hehe….ngelamun bae sih dari kemaren 😳

_20171114_131520

Gado-Gado uleg Bu Juju, namanya. A Cozy place, di bawah pohon rindang dan berpagar bambu. Meja-mejanya juga bersih dan lapang. Suasananya agak senyap karena agak jauh dari keramaian jalan utama. Rasa gado-gadonya, hmm… you have to taste it! Begitu juga seporsi es campurnya. Whuaaahh…. segeeerrr dengan rasa manis yang pas. Untuk seporsi gado-gado dan es campurnya cukup dua puluh tiga ribu rupiah.

Berburu Ikan di Kantor

Nangkap ikan lho ini bukan mancing ikan πŸ˜† udah gitu lokasinya di halaman kantor.

Lagi santai-santai di pantry sekitar pukul tiga sore, sembari ngemilin kuaci, hujan di luar baru saja akan mereda tetapi masih menyisakan rintikan, tiba-tiba Yoeni memekik sembari matanya melotot ke arah jendela, “ikaaaaann…. ada ikaaann di bawah!!!”

Spontan semua mata kami mengikuti apa yang diteriakan Yoeni, tapi semua pada bingung, sontak kami pun berlarian menuruni tangga menuju halaman parkir kantor. Ternyata benar. Beberapa ekor ikan jenis mujaer tengah menggelepar di aspal. Sambil berteriak-teriak kegirangan kami mencoba memungutinya.