Coffiesta: Ayam Gepuk

Satu busur panah satu tujuan heuu…. ya belok aja deh, daripada dikira copy paste.

Panas terik begini, pengen icip-icip menu Ayam Gepuk. Bernama lengkap Ayam Gepuk Pak Gembus Jogjakarta. Lokasinya di Jl. Pekalipan no. 43 Cirebon, yang berderet disana toko distributor tepung.

IMG_20170526_121016
List menu Ayam Gepuk Pak Gembus Pic by: mcoffeey~2017

Sampai disana jam 12:05, si mas berseragam hitamnya langsung menginformasikan kalau jam bukanya sepuluh menit lagi. Hiyaaaa…. mendinglah ini hari Jumat, ada waktu sampai jam satu. “Tenang aja, sepuluh menit lagi ready.” katanya begitu. Ya uislah nunggu aja dulu, mau cari alternatif, ini juga udah alternatif kedua di siang bolong begini 😦

Ayam Gepuk Pak Gembus

Hingga hampir pukul 12:30 menu pesananku baru benar-benar ready. Huaaahhh pedasnya ruaaarrrr biasaaaa!! Kekhasan sambalnya yaitu sambal bawang. Jadi aroma bawang merahnya kerasa banget. Kalau dari tekstur ayam gorengnya mungkin hampir sama dengan ayam geprek. Yah itu aja sih. *Sambil garukin kepala yang mulai gatal oleh keringat. Main target…..oh…later and later again….

Coffiesta: Sate Gondrong

Aroma asap dari bakaran sate biasanya sedap menggoda, tapi nggak jarang juga kita mikir-mikir menakar berapa banderolan untuk minimal sepuluh tusuk sate, terutama sate kambing dan sapi.

Nggak perlu bingung, Sate Gondrong yang berlokasi di Jl. Kesambi pas seberang Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon secara buka-bukaan memajang price list di depan. Lokasinya sangat mudah terlewati dan teksnya juga mudah terbaca. Bukan sekadar tulisannya tapi nggak bo’ong rasa sate sapi dan sate kambingnya joss! 😀 gulai kambing dan sop iga sapinya juga gurih-gurih maknyus. Untuk sepuluh sate kambing/sapi Rp. 28.000,- buat yang doyan sate ayam Rp. 15.000,- sementara semangkuk sop iga dan sop daging sapinya dibanderol Rp. 15.000,- juga. Ruang untuk makan di warung Sate Gondrong tidak terlalu lapang, hanya tersedia dua meja panjang masing-masing berkapasitas tiga sampai enam orang.

Menu Sate Gondrong
Menu Sate Gondrong Jl. Kesambi (seberang RS. Gunung Jati) Cirebon. Photo update 17 Juni 2017. Photo by: Mcoffeey

Jadi, Makan siang di mana? Yiuuu… nggak perlu nunggu yang bukanya di angka 13:00 wib hehe…

Raa Cha

Coffiesta: Raa Cha Suki & BBQ

Dari bahasa Thai yang artinya Raja. *Raja tapi kok masak sendiri yah? garukin jempol :mrgreen:

Orapopolah, namanya diundang makan kan mubazir kalau ditolak, nanti kalau yang ngundangnya kapok, gimana? wkwkwkwkw….

Salah satu food court bernuansa Thailand di CSB mall lantai 2. Begitu masuk hmmm….aroma masakan yang berbeda jelas menggoda selera. Antrian panjang mengulur hingga pintu, untunglah karibku sudah memesankan menu nasi plus bakar-bakaran daging (daging BBQ) dan tomyam. Di meja kita merebus dan memanggang sendiri masakannya. Aseekkk… kalau yang begini inget lagi nge-camp. Berikut salah satu korban free act yang berhasil tertangkap camera. Mohon acting berikut ini tidak ditiru hahah…. 😆

Coffiesta: Ayam Bebek Keraton

Judul sih memang ayam & bebek kremes, tapi yang kupesan bandeng kremes :mrgreen:

Sesekali pingin icip-icip tempat makan yang bernuansa Jawa, yiuu… ke Keraton aja. Lokasinya di Jl. Tuparev 8-9, Cirebon, nggak jauh kok dari kantor PDAM Kota Cirebon.

IMG_20170419_121822.jpg
Paket Bandeng Kremes 15K. Photo by: mcoffeey ~ 2017

Satu paket bandeng kremes seharga Rp. 15.000,- terdiri dari potongan ikan bandeng goreng yang gurih dan empuk plus kriuk, tempe dan tahu goreng, dan sambal-lalap. Untuk minumannya lumayan nggak kalah beraneka ragamnya, ada jus mangga gedong, jus kacang ijo, es timun serut, es rujak, dll.

DSC00923
pic by CirebonKuliner

Coffiesta: Sambel Gledek Cirebon

Siang-siang abis belanja batik di kawasan Trusmi, enaknya kemana?

Pingin nyari yang pedasnya bikin merem-melek? cekidot…

Sssstt…. ada menu paket sate goreng juga disini. Harganya Rp. 20.000,- aja. Ada juga paket nasi ayam betutu khas bali dibanderol dengan harga Rp. 15.000,- . Uiiiiih…penasaran? Sama. Yuuuk…nyobain, lokasinya ada di Jl. Fatahilah, Weru Plered Cirebon. Kalau dari lampu merah perempatan antara pasar Plered, atau mengambil arah dari Jl. Raya Panembahan Plered, ke kanan menuju kawasan Batik Trusmi yang ada gapura megahnya, nah ini dari lampu merah belok kiri ke Jl. Fatahilah berseberangan dengan gapura sentra Batik Trusmi, tinggal lurus aja, nanti lihat di seberangnya ada Masjid Al-Mustaqim.

Coffiesta: Kantin Cherbon

Siang terik begini di jam istirahat, sekali waktu ‘nyepi’ ngulinernya.

Kali ini nggak melulu mencari serba-serbi makanan yang berlantai bertingkat, yang biasa-biasa ajah. Kemana? Intip yuk di ruas Jl. Veteran ada Kantin Cherbon. Sepertinya tempat makan disana menjadi pilihan alternatif buat para pekerja yang beristirahat di siang hari. Modelnya prasmanan

kantin_1
Ilustrasi aja

Lumayan, ada beragam menu aneka masakan. Tadi aku hanya memilih ayam bakar, mie goreng dan dadar telor, untuk menemani sepiring nasi putih yang bebas ambil sendiri semuanya, ditambah es teh botol totalnya 23K.

Kalau dari menu makanannya bolehlah, sayangnya belum penataan sarana agak belum tertata memadai, semisal meja dan kursi yang masih kurang banyak, sebenarnya kalau memang ukuran ruangnya kecil sebaiknya jangan menggunakan meja berkelompok melainkan meja panjang aja dan kursi satu-satu supaya setiap orang yang datang berbeda-beda dan tidak saling kenal tidak perlu rikuh harus memilih meja di mana, sendok tersedia di meja jarang-jarang, belum ada tisu tersedia di meja, juga sabun pencuci tangan di wastafel. Kalau saja sarananya lebih ditata dan dilengkapi lagi, Kantin Cherbon bisa menjadi tujuan karena lokasinya sudah sangat strategis berdekatan dengan pusat para pekerja (bank, kantor, supermarket, rumah sakit, dsb).

Coffiesta: Sop Iga Kang Dion

Edisi ngurangin penat.

Namanya minggu, kerjaan rumah numpuk, baru kelar aja selepas waktu dhuhur. Mending juga cuaca nggak keburu hujan. Sesiang bolong begini, masih kudu pergi ke kota buat belanja keperluan bulanan sembari nyari menu makan siang. Membawa penat yang masih tersisa, peluh dan lelah sekitat pukul dua tiga puluh baru bisa kembali ke rumah, eh…ada ‘tukang obat’ rupanya sedang bertandang. Mending gitu ya kalau saya mesti meladeni ocehannya sembari dibayar, yang ada perut makin nyaring berirama keroncong hingga hitungan jam, lebih baik banting stir dan melarikan diri.

Aha! Ini dia, sop iga kang dion. 

Kebetulan lokasinya di ruas jalan Sunan Gunung Jati Cirebon. Hmmm….makyuuuusss…seporsi sop iga gurih, plus nasi, Dan teh botol dibanderol seharga Rp. 34.000,- selepas makan, ngadem sejenak di masjid Al Jama’ah sekalian shalat. *berdoa juga moga tuh ‘tukang obat’ buruan ngacir dari rumah ane.*

Coffiesta: Ayam Bumbu Saus Padang Bang Idin

Dari semalem udah didamba di angan seporsi sop iga yang gurih-gurih maknyus!

Jelang siang ada saja ternyata yang menyalip, satu bungkus mie bihun bakso, lengkap dengan saus sambal tiba-tiba menghampiri meja, Mas EkoPolo yang membagi-bagikannya kepada kami semua menginformasikan mie bihun bakso ini oleh-oleh dari tim Asset-4 yang kemarin bertugas di kantor kita. Ah, menggoda niatku saja, lewaaatt… bungkusan mie bihun bakso pun kutitipkan sementara dalam penghangat magic com di pantry. “….Hey mutz, where r u goin’?!” Pertanyaan sobats opis spontan mengejarku namun tetap langkah kakiku so iyeh cuzz menuruni anak tangga menuju area parkir. Sembari menyenandungkan tembang baper-nya Kahitna. Kurang dari setengah jam sampai lah aku di CSB. Kedai Baridin sangat mudah ditemukan begitu masuk dari pintu dekat parkir belakang mall.

Sepi. Seperti ‘sepi’mu sejak kemarin 😛 Begitu mengambil posisi duduk aku disodorkan list menu. Ehm… where is it? Yaah… sepertinya harus banting piring nih! Eh, banting stir. Apa yang terimagi semalam di benakku tidak ada di listnya. hiiikkss… ya sudah lah mari ke padang aja dulu hehe,….

Ayam Bumbu Saus Padang Kedai Baridin CSB
Ayam Bumbu Saus Padang Kedai Baridin CSB IDR 20.000 and Ice Lychee Tea IDR 7000 ~ February 2017 pic by mcoffeey. Better than none 😀