Scrambled Egg Bread

Pernah menyantap yang begini dimanaaa… ya? hehe… *pura-pura amnesia*Β πŸ˜…

scrambled egg bread dapoer mcoffeey

Selama masa bulan Ramadhan, yang namanya mau keluar rumah sore-sore buat nyari makanan jadi enggan, lalulintas jalan-jalan raya di musim puasa ini di jelang senja luar biasa dipadati pengendara bermotor. Macet di setiap ruas jalan.

Seadanya aja deh, seperti biasa, manfaatin yang ada di dapoer mcoffeey, paling tadi pergi keluar rumah menuju minimarket di sekitar buat beli roti tawar. Sekembali ke rumah, mari kita buat…

Olesi dua lembar roti dengan mentega dan selai kacang, tangkupkan. Buat dadar telur orak-arik, sisihkan. Siapkan pemanggang happy call yang juga diolesi dengan mentega, panaskan di atas api kecil. Panggang roti bolak-balik hingga kecokelatan, angkat. Sajikan di piring, taburi dengan orak-arik, bubuhi dengan mayonis dan saos sambal. Mari berbuka puasa.

Advertisements

Class of Chocolate

IMG_20180520_171621-777x1036

seadanya bahan yang ada di dapur 🍱

– 4 butir telur

– 70 gram gula pasir

– 80 gram tepung terigu

– 30 gram bubuk cokelat van houten

– 100 gram mentega, cairkan

– 1/4 sendok teh bubuk vx

– 1/2 sendok makan TBM

– 1-2 batang cokelat L’agie Alpine Bitter Sweet

Let’s do it!

  1. Campurkan terigu bersama cokelat bubuk dan vx.
  2. Aduk dengan mixer telur dan gula pasir sampai mengembang. Tambahkan TBM, aduk rata.
  3. Setelah selesai di-mixer, tuangkan terigu yang sudah berwarna cokelat bergantian dengan mentega cair secara bertahap, aduk pelan-pelan sampai rata.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega dan dibubuhi tepung terigu secara merata. Tuang setengah bagian dulu lalu parut batang cokelat L’agie. Tuang lagi adonan sampai habis, tambahkan lagi parutan cokelat L’agie di atasnya.
  5. Panggang dalam oven dengan temperatur 180Β° selama kurang lebih dua jam. Angkat, diamkan sejenak hingga panasnya mereda lalu sajikan

Nasi Uduk Sewiwi

Siaaaang….

Udah pada makan siang ini? Di long weekend hari kedua ini saya sejak pagi berkutat di dapur, eh, diawali belanja dulu tadi ke pasar buat beli bahan-bahan. Nah, akhirnya jadi deh:

Apaan aja?

– 200 gram beras

– 400 gram kelapa parut

– 3 cm serai

– 1 lembar daun salam

– 1 sendok makan pas garam

Bersihkan beras. Sisihkan. Beri dua gelas air bersih pada kelapa parut. Saring, ambil perasan airnya untuk dibuat santan encer. Didihkan. Ambil air santan yang sudah masak lalu tanak bersama nasi, bubuhi garam, serai, dan daun salam. Untuk menambah aroma alami, alasi dulu penanak nasi dengan beberapa helai daun pisang yang sudah dibakar sebentar di atas api. Masak hingga nasi matang.

Untuk tambahan variannya bolehlah saya tambahkan ayam goreng sewiwi, dadar telor, irisan lalapan timun dan daun kemangi, jangan lupa sambal. Mari bersantap 🍽  siang.

Nyambelin Nanas

Sembari belanja sayur ke pasar pagi tadi, lihat ada nanas yang emang belakangan hari lagi musim nanas Pemalang. Satu buahnya dibanderol tujuh ribu rupiah. Terinspirasi pingin buat sambal nanas. Bukan sambal panas lho yaa…kalau itu sih buat nyambelin orang pongah modal kosong tapi sombong. #edisi ngejar pajero padahal kopaja πŸ˜†

Bahannya:

1 butir nanas matang

5 buah cabe merah keriting

4 butir cabe rawit

1/2 sendok teh garam

1/4 sendok teh gula merah

terasi sedikit saja, goreng sebentar, sisihkan

Kupas nanas, bersihkan, iris atau potong dadu. Sisihkan. Goreng cabe merah dan cabe rawit dengan sedikit minyak sebentar saja. Tiriskan. Uleg cabe dan garam sampai halus. Masukkan gula merah, uleg lagi. Masukkan terasi, uleg sebentar. Masukkan empat potong nanas, tumbuk sampai rata dengan sambal.

Sambal nanas dapoer mcoffeey

Sajikan dengan menambahkan beberapa iris nanas.

Udang

Sebenarnya apa yang salah dengan hewan laut yang termasuk konsumsi umat manusia ini?

Udang, apa yang salah dengannya semasa zaman nenek moyang kita dulu? Apapun berkaitan dengan kata udang maka dikonotasikan dengan sesuatu yang negatif. Misal, otak udang, ada udang di balik batu, atau seperti udang baru ganti kulit πŸ˜€ adaaa aja ya?

Hari ini saya melihat ada udang di jelang waktu makan siang. Ada udang di…. ya di piring lah, udang laut ukuran sedang, digoreng pakai kecap siap disantap.

IMG_20180213_121451-777x1036

Selamat makan pemirsah πŸ‘©β€πŸ³

Sesegeran

Sekadar manfaatkan weekend buat berkreasi, setidaknya ada lah sesuatu karya yang dibuat dan bermanfaat. Karena itu akan membuat jalan pikiran tetap aktif, terbuka terhadap hal baru (tidak berputar-putar melulu di hal yang sama apalagi jelas nggak ada manfaatnya), membangkitkan keinginan untuk terus menambah ilmu, dan menyehatkan mental.

Siapin bahan:

  • 1 sachet bubuk agar-agar warna orange
  • 1/2 liter air mineral
  • 1/4 liter air mineral
  • 1/2 liter susu cair
  • 2 gram gula pasir
  • 1 sachet nutrisari rasa jeruk/mangga

mari kita buat,

  1. Siapkan alat pemanas misalnya panci atau wajan.
  2. Masukan air 1/2 liter, lalu gula pasir ke dalam panci. Panaskan dengan api kecil.
  3. Masukan bubuk agar-agar ke dalam gelas yang berisi 1/4 liter air, aduk rata, segera masukan larutan agar-agar ke dalam panci saat air dan gula telah larut dan mendidih. Aduk sebentar hingga rata. Matikan api.
  4. Masukan susu cair, aduk rata.
  5. Tuang adonan secara bertahap ke dalam loyang, jangan sampai habis.
  6. Taburkan nutrisari, tuang lagi adonan agar-agar hingga habis, taburkan lagi nutrisari di atasnya. Diamkan agar-agar hingga dingin, setelahnya boleh dimasukkan ke dalam kulkas agar terasa segar saat disantap

Mcoffeey FC

Minggu pagi seperti biasa 🚴 sampai ke area car free day di Jl. Siliwangi sekalian nyari cemilan sarapan, tapi yah…lagi garing. Jadinya mampir aja deh ke Pasar Kramat beli kentang setengah kiloan, terus beli juga fried chicken di gerai trotoar πŸ˜€ . Sampe di rumah, bersihkan kentang, kupas, goreng, tiriskan, taburi sedikit garam, mariii…santap dengan fried chicken, jangan lupa saos sambalnya.