Deepwater Horizon (a movie review)

deepwater-horizon-800

Deepwater Horizon, anjungan minyak lepas pantai telah berdiri selama sembilan tahun di kawasan Teluk Mexico, 41 mil dari lepas pantai negara bagian Louisiana, Amerika Serikat. Kilang berbentuk semi-submersible berkedalaman 5.200 kaki ke dalam laut.

Eksplorasi minyak di kilang Deepwater Horizon dikelola oleh perusahaan Transocean, dipimpin oleh Jimmy Harrell (Kurt Russell), dan Mike Williams (Mark Wahlberg) sebagai teknisi mesin/listrik kilang Deepwater Horizon.

Sejumlah mesin di kilang tersebut sudah terdapat banyak kerusakan. Sayangnya, pihak British Petroleum/BP selaku perusahaan multinasional asal Inggris yang bertindak sebagai perusahaan induk, dipimpin oleh Donald Vidrine (John Malkovich), memilih opsi penghematan anggaran ketimbang mengupayakan perbaikan kerusakan yang sudah memakan waktu empat puluh tiga hari, dengan resiko tentu saja membahayakan aktivitas pemboran dan bagi keseluruhan anjungan itu sendiri. Adapun tim dari Schlumberger yang dikirim ke Deepwater Horizon untuk melakukan penyemenan guna melapisi dan melindungi pipa pemboran berkedalaman vertikal 35,000 feet ke dasar laut, justru ditarik, pemeriksaan kondisi pipa dan aktivitas penyemenan tidak dituntaskan. Tentu saja kru Transocean sangat terkejut dengan keputusan Vidrine, karena jika penyemenan pipa sebagai pelapis dan pelindung tidak dilakukan bisa menimbulkan bencana.

Jimmy, sebagai pimpinan proyek, tidak berani mengambil resiko mempercepat pengerjaan eksplorasi migas sebagaimana instruksi Vidrine, ia ragu pipa-pipa di kedalaman air tanpa kejelasan proses penyemenannya tersebut sanggup bertahan. Akhirnya Jimmy berkeras harus ada pengetesan menyeluruh. Terbukti dari angka tekanan dalam pipa sebesar 1936 psi hasil pengujian tidak menunjukkan tingkat keselamatan yang ideal. Telah terjadi penyumbatan pada blowout preventers (BOP) oleh lumpur. BOP merupakan katup pemutus penyedotan minyak dalam kondisi darurat. Sebaliknya Vidrine berteori bahwa yang tengah terjadi hanyalah kesalahan sensor pembaca yang terdapat dalam alat pengujian tersebut. Vidrine berkeras bahwa itu hanya terdapat sedikit lumpur terjebak di satu titik tertentu di dalam pipa penyedot lumpur bukan dalam pipa pemboran. Kekhawatiran Jimmy terbukti. Caleb, salah satu kru Transocean lebih dulu menemukan indikator berbahaya pada pipa pemboran utama. Seketika semburan lumpur pun menyentak ke permukaan anjungan. Hantaman lumpur demikian deras. Kebocoran minyak dan gas terjadi, percikan api dari mesin-mesin seketika menimbulkan ledakan dan kebakaran. Bencana tidak dapat dihindari lagi. Di tengah derai hantaman lumpur bercampur minyak dan kobaran api yang kian menjadi, crane-crane pun runtuh berjatuhan. Mike Williams bahu-membahu bersama beberapa kru yang masih mampu bertahan untuk melakukan pencegahan ledakan berkelanjutan. Ledakan itu juga mengakibatkan tumpahnya minyak bumi ke laut, yang disebut harian New York Times sebagai bencana tumpahan minyak terbesar yang pernah terjadi di Amerika.

Deepwater Horizon pun ditutup pada 20 April 2010 setelah tiga puluh enam jam terbakar, 11 orang tewas dari jumlah 126 orang. Korban dievakuasi dengan menggunakan sekoci dan helikopter. Akibat ledakan itu, diperkirakan setidaknya 4,9 juta barrel atau 780.000 meter kubik minyak bocor dan mencemari area laut hingga seluas 180.000 kilometer persegi. Film yang disutradarai Peter Berg ini diangkat dari peristiwa nyata di kilang migas Deepwater Horizon, kisah ini memberikan wawasan pada kita bahwa seberapa pun besar biaya, tidak ada alasan menolak alih-alih penghematan anggaran, tetap harus memperhatikan hal-hal teknis sekecil apapun tidak boleh dalam kondisi rusak karena bayarannya adalah keselamatan manusia dan lingkungan, hal yang sama sekali tidak boleh diabaikan dalam aktivitas eksplorasi migas.

Judul film: Deepwater Horizon
Sutradara: Peter Berg
Rilis: 30 September 2016
Durasi film: 107 menit
Genre: Action, Drama, Thriller
Penulis: Matthew Michael Carnahan dan J.C. Chandor
Aktor: Mark Wahlberg, Dylan O’brien, Kate Hudson, John Malkovich, Kurt Russel, Gina Rodriguez

#ga sia-sia semalamnya ditugasin berangkat ke Mexico gulf *halaaaahh 😉

Advertisements

Single-Raditya Dika (a movie review)

Single sceneStatus single pun bisa menjadi beban bagi laki-laki. Garapan Raditya Dika dan Sunil Soraya sukses mengangkat tema ini hingga ke layar lebar pada 17 Desember 2015 sekaligus berhasil meraih Box Office tahun 2015 dengan perolehan 1.285.166 penonton. KabarIni.com

Berperan sebagai Ebi (Raditya Dika), pemuda usia 27 tahun, meski tinggal di ibu kota tapi kuper, tengah mengadu nasib mencari kerja yang sesuai dengan idealismenya, mengisi waktu bermain stand-up comedy di studio tv, terkadang meminjam uang pada mamanya untuk membayar sewa kos, tetapi mampu memiliki mobil pribadi. *agak aneh, emang hehehe…*

Kencan pertama sekaligus undangan reuni dari Vina, wanita cantik teman dekat Ebi semasa SMA, disambut penuh harap. Sayang, undangan Vina bukan sekadar makan malam berdua melainkan juga beberapa teman dekat mereka lainnya agar Vina pun dapat sekaligus menyampaikan undangan resepsi pernikahannya dengan Rizky. Ebi terhempas kecewa. Angannya semula menyatakan isi hati yang sudah ia pendam sekian lama, pupus.

Permasalahan semakin mengemuka, ketika mamanya Ebi mendesaknya segera mencari pasangan. Terlebih Alva adiknya yang hidupnya sudah mapan akan segera menikah. Minimalnya Ebi diminta membawa pasangan di hari pernikahan Alva. Segala daya dan upaya dilakukan. Dibantu oleh dua orang sahabat Ebi yang satu kos, Wawan (Panji Pragiwaksono) dan Victor (Babe Cabiita). Karakter Ebi yang selalu gugup dan kehilangan bahan obrolan jika berhadapan dengan cewek, menjadi masalah. Wawan yang dewasa dan terlalu percaya diri sering mengajarinya. Sementara Victor yang memiliki ketakutan pada hal-hal mistis bayangannya sendiri mendukung kekocakan suasana.

Bersama Wawan dan Victor, Ebi masuk club. Terang saja, Ebi miskin pengalaman masuk ke dunia dugem dikacangin habis oleh cewek-cewek cantik disana. Kesekian kalinya Ebi, setelah disupport oleh Wawan, mencoba mendekati seorang cewek, Laras (Pevita Pearce) yang tengah ingin memesan Cranberry juice. Lagi-lagi kelakuan Ebi mengundang gelak tawa. Menyadari Ebi hanya lelaki salah masuk tempat, Laras pun ogah meladeni tingkah Ebi yang kian konyol.

Pucuk dicinta! Pagi berikutnya, muncullah seorang cewek baru nan cantik di kos Ebi dkk. Angel (Annisa Rawles), seorang mahasiswi kedokteran Angel si gadis baik hati dan ramah, dia menerima perkenalan Ebi. Bahkan menawarkan Ebi untuk bermain stand-up comedy di Medical Center tempat aktivitas bakti sosialnya. Bagai gayung bersambut Ebi pun senang sekali. Sayangnya, di kemudian hari muncul Joe (Chandra Liow) “abang-abangan” Angel yang sudah lama berusaha mendapatkan hati Angel. Terang saja Joe yang tahu gelagat pe-de-ka-te Ebi pada Angel, dia pun berusaha menjauhkan Ebi dari Angel. Ebi nyaris putus asa, lagi-lagi sebagai sahabat, Wawan dan Victor memberikan dukungan sepenuh jiwa dan raga agar Ebi jangan langsung menyerah karena Joe pun belum ada tanda-tanda sudah jadian dengan Angel. Angel selama ini hanya terlihat senang menerima uluran tangan kebaikan Joe, bisa saja Angel hanya menganggap Joe sebagai abangnya. Persaingan dua lelaki di balik punggung Angel pun berlangsung seru. Joe sebagaimana kemapanannya selalu mampu untuk tampil sebagai superhero bagi Angel dan selalu lebih terdepan dibanding Ebi.

Hingga di suatu kesempatan, Wawan dan Victor mencoba membantu lagi Ebi dengan cara membuatkan surat cinta untuk Angel atas nama Ebi. Surat itu dimasukkan kekamar Angel saat mereka semua sedang diajak berlibur ke Bali oleh calon mertua Alva. Sekali ini Ebi merasa tidak ingin kedua kalinya mengulang cara penyampaian isi hatinya kepada Angle melalui surat. Karena yang Ebi pernah dengar, Angel lebih suka pada seseorang yang mengungkapkan isi hati secara langsung. Nekad Ebi menerobos kamar Angel yang tengah kosong seusai dibersihkan oleh Room Service. Begitu mendapatkan pucuk surat tersebut Ebi terpergok oleh Angel dan Joe. Buru-buru Ebi berusaha menjelaskan sambil merobek surat tersebut tanpa ia cek dulu isinya. Ebi salah alamat. Surat yang ia robek ternyata surat lain berisi puisi dari Bu Marjan, pasien Medical Center. Angel kecewa dan sedih sekali. Ebi dipandang sudah sangat keterlaluan. Surat Ebi buatan Wawan dan Victor sudah salah masuk kamar, ke kamar Joe. Terang saja nasib sial menimpa Ebi. Surat cintanya bukannya sampai ke tangan Angel, malah mendapat kemarahan dari Angel karena Ebi secara sok tahu merobek begitu saja tulisan puisi dari pasiennya, belakangan diketahui kalau Bu Marjan penderita Alzeimer itu adalah ibunya Angel. Persahabatan Ebi dengan Wawan dan Victor pun berujung pertengkaran. Ebi balik menohok status pacarannya Wawan dan Victor, menurutnya buat apa Wawan punya pacar tetapi jalan sendiri-sendiri malah diduga ceweknya sering jalan dengan cowok lain. Dan buat apa Victor bersedia punya pacar hasil dijodohkan oleh orangtuanya. Tak berbatas hingga peristiwa mengenaskan di Bali, lakon Ebi di stand-up comedy show berikutnya menjadi garing karena sudah patah semangat. Disusul pula Ebi harus keluar dari kosnya karena belum lagi melunasi tunggakan sewa kos. Bersamaan itu juga Angel pergi ke luar kota untuk suatu urusan.

Keberuntungan Ebi tidak disangka. Di saat suasana mengeruh, Ebi datang kembali ke kosnya yang lama untuk meminta maaf pada Victor dan Wawan. Bersambut hangat, setelah mereka rujuk lagi, Wawan mengundang Ebi untuk mengisi stand up comedy di acara tv interview penerbitan buku karya Wawan. Diam-diam Wawan menghubungi Angel agar melihat tayangan televisi saat Ebi sedang show. Bu Marjan ibunya Angle langsung mengenali sosok Ebi di tv. Lantas Bu Marjan mengatakan dia itu orang baik hati yang sudah mampu membantu mengembalikan ingatannya karena memberikannya resep nasi goreng kambing. Sehingga ingatan Bu Marjan pulih dan bisa kembali lihai memasak seperti dahulu.
Di hari pernikahan Alva, tak disangka oleh Ebi, Angel muncul. Sebelumnya Angel sudah menerima penjelasan permasalahan di Bali dari Victor dan Wawan dan Angel pun bisa mengerti. Lebih terjitunya Angel sangat berterima kasih pada Ebi karena dialah orang yang membantu proses penyembuhan ibunya.

Kata-kata bijak yang didapat dari alur cerita Single:
Single itu nggak selamanya harus dipaksain pacaran…
Kadang kebahagiaan bisa datang nggak hanya dari pacaran, bermesraan, dan sayang-sayangan tetapi justru dari bagaimana kita membuat orang lain tersenyum, bahagia bisa datang dengan membuat teman-temanmu bahagia, membuat orang lain bahagia karena kita membuat sesuatu yang berguna untuknya. Bahagia itu bukan melulu memikirkan kebahagiaan diri sendiri tetapi bagimana membuat orang yang kita suka merasa bahagia.

Film komedi romantis Indonesia ini luar biasa mengocok perut pemirsa. Selain mengundang tawa karena keluguan Ebi terselip juga kisah haru di tengah-tengah cerita. Nuansa film pun diperkuat dengan soundtrack Sementara Sendiri-nya Geisha. Hanya menurut saya, masih banyak cara melucu tanpa harus menampilkan adegan menyerempet ke porno sebagaimana kerapnya tampilan Victor dan si tukang nasi goreng.

by : mcoffeey

Film Hugo

HugoAwalnya ketika rekan sekantorku mengirimkan film ini buat aku tonton, aku bingung. Nih film tentang apaan siih? *maklum, sebagai makhluk yang paling ogah kalo disuruh nonton film maka yang kulontarkan adalah pertanyaan gak penting banget*. Terus temenku bilang, “Ya tonton aja, kali aja suka. Soalnya mw gw delete. Bukan pelem cowok sih!” 😀 kata dia.

Nyatanya, aku dibuat terkesan dengan tayangan 3D film Hugo. Wah, keren banget terutama di awal film ketika fly down kameranya melayang di atas perlintasan kereta api di Paris. Kemudian memasuki cerita film ini adalah tentang perjuangan seorang anak yatim usia 12 tahun yang bernama Hugo (diperankan oleh: Asa Butterfield) yang mencoba menguak misteri masa lalu dari peninggalan sebuah barang berbentuk robot yang ditemukan almarhum ayahnya. Dia tinggal sendiri di balik dinding stasiun di kota Paris. Hugo dituduh mencuri oleh Georges (Ben Kingsley), yang menjalankan sebuah toko kuno di stasiun kereta api. George menjual mainan dan melakukan perbaikan mekanik. Secara paksa George menyita buku gambar mekanik milik Hugo. Hugo kemudian dibantu oleh Isabelle (Chloe Moretz) dalam mengambil kembali buku tersebut. Terkait pencarian buku miliknya, Hugo dan Isabelle terlibat dalam petualangan seru ke dunia yang hilang tentang film bisu.

  • Produser : Graham King, Tim Headington, Johnny Depp, Christi Dembrowski.
  • Produksi : PARAMOUNT PICTURES.
  • Sutradara : Martin Scorsese.
  • Diangkat dari buku fiksi terlaris versi New York Times “The Invention of Hugo Cabret” karya Brian Selznic.
  • Genre : Misteri tentang petualangan
  • Tayang : Maret 2012 di bioskop XXI

Aku memutarnya di media player sampai dua kali. Biar kata lima orang teman2 cowok seruangan mem-vote film ini nggak menarik buat mereka, tetapi menurutku, I see something interesting. Pengambilan syuting-nya keren, mengambil gaya klasik dan elegance-nya Kota Paris, dan merupakan pelajaran sejarah imajinatif dalam bentuk cerita detektif, dan tentunya ada bumbu-bumbu romansanya yang lugu dan sangat touching banget dalam sepanjang alur kisah. This one thing makes me interested in watching it twice or even more!

Sumber gambar: Review Film Hugo 3D