Nasi Gudeg Khas Semarang

Suka mendadak nge-blank kalau kedatangan tamu dari luar kota apalagi dari ibu kota minta diajak keliling di daerah sini nyari objek wisata dan kuliner. Di sini ya seada-adanya begini, opsi untuk kuliner apalagi di pagi hari hanya ada beberapa, kalau dari segi rasa pun aku nggak bisa memberikan rating recomended, variannya juga terbatas, pun objek wisata di sini sebatas objek wisata religi semisal keraton dan situs atau makam para wali. Benar teman sebelahku bilang, bagi orang luar apalagi kota besar jika datang ke sini agar tidak berekspektasi tinggi. Bukan kota Jogja yang terdapat ragam objek wisata, atau Bandung yang kaya akan varian kuliner, atau Bali yang memiliki pantai-pantai yang indah. Dan aku juga hanya sebagai warga bukan pemilik kota yang mungkin bisa punya kemampuan lebih untuk mempercantik atau memperkaya varian objek wisata dan kuliner di daerah pesisir ini. Jadi, yah harap mengertilah usah pagi-pagi lantas menumpah rasa kecewa lihat perfomance alakadarnya. Seperti pagi ini yang kudapat

nasi gudeg khas Semarang, Pecinan Pasar Kanoman Cirebon

Beberapa waktu lalu aku pernah icip nasi ayam khas Semarang. Pagi ini di jelang liburan tahun baru nyobain yang sebelahnya, nasi gudeg khas Semarang. Seporsi dengan harga Rp. 14.000,- nasi dengan sayur gudeg rasanya udah pasti manis, krecek, sayur waluh, setengah butir telor gudeg, disiram kuah kari encer.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s