Antara Suka-Cinta-dan Sayang

ikhlasSuka-Cinta-Kasih Sayang, ketiga perasaan itu seperti anak tangga. Ketiganya merupakan sebuah tahapan. Mulai dari yang paling bawah yaitu perasaan suka, lalu meningkat ke cinta, dan terakhir adalah perasaan sayang. Suka itu datang dari mata, cinta itu masuk ke hati, dan kasih sayang itu keluar dari jiwa. Tetapi bukan berarti pula ketiganya total sama, beda loh… yuk, simak yang berikut ini….

Suka

Kita mulai dari suka dulu. Suka itu adalah sebuah kata yang umum, ditujukan kepada siapa saja. Suka itu memang dasar dan mula. Tapi perasaan suka ini sangat dangkal. Hanya sesaat. Saat anda melihat seseorang begitu menarik, begitu mempesona, anda merasakan detak jantung bergerak cepat, bayangannya terus tersimpan dalam ingatan sampai susah tidur. Akan tetapi rasa tersebut cepat luntur, terutama bila sudah bosan.

Cinta

Kemudian cinta. Cinta lebih dalam dari suka. Cinta ini perasaan yang ingin memberi, ingin berbagi. Lihat aja waktu Valentine’s Day, banyak dewi-dewi dan dewa-dewa cinta berlomba memberikan hadiah pada pasangannya. Tapi perasaan cinta ini punya sifat EGOIS. Cinta itu harus memiliki, cinta itu pencemburu. Cinta penuh dengan gelora dan hasrat membuat aktivitas pengejaran untuk mendapatkan dan memiliki. Ini gak sepenuhnya buruk kok, memang itu sifat dasar dari cinta, gak bisa dipungkiri. Tetapi cinta itu adalah tahap penjajakan. Masih rentan. Masih banyak yang mementingkan ego. Cinta masih menuntut balasan atau imbalan. Seseorang yang jatuh cinta ada hasrat untuk memiliki, ada hasrat biologis manusiawi di dalamnya, dan membuat seseorang yang dicintainya agar jatuh cinta pula padanya.

Sayang

Lalu yang terakhir adalah Sayang. Rasa ini menempati tingkatan perasaan tertinggi. Sayang ini gak ada batasan, UNLIMITED. Sayang tidak menuntut apa – apa sebagai balasan. Berbeda dengan cinta. Cinta “benar – benar rela” dalam memberi, atau yang kita sebut pengorbanan, tetapi menuntut balasan. Sedangkan rasa sayang tidak. Karena sifat dari rasa sayang itu hanya inginnya memberi dan memberi untuk kebajikan yang disayanginya. Perilaku yang ditampakkan hanyalah menjaga, melindungi, mengingatkan, membantu membukakan jalan, bahkan mendo’akan kebaikan. Tidak sedikitpun menuntut balas atau imbalan. Bahkan tidak mengikutsertakan hasrat biologis sebagaimana cinta. Tidak memiliki hasrat untuk memiliki. Melainkan hanya ada satu kata: ikhlas. Nothing to loose, semuanya tak berpamrih.

Dalam bahasa Inggris, cinta maupun sayang itu gak bisa dibedakan. Keduanya disebut “LOVE”. Tetapi yang pasti, LOVE itu adalah kata “kerja aktif” ( I love you = aku mencintaimu). Jadi Love itu adalah kata kerja aktif satu arah (mencintai), dia tidak menuntut balasan (bukan saling mencintai). Sementara dalam bahasa Indonesia, cinta itu lebih cenderung dianggap dianggap kata benda. Tetapi yang benar seharusnya “aku cinta kamu”, bukan “aku mencintaimu”. Maka benarlah definisi “cinta” yang artinya dalam bahasa inggris “love”, bahwa “cinta” itu sama dengan “sayang”. Tetapi karena bahasa Indonesia rancu, dan seringnya salah pengertian menganggap cinta dan sayang itu sama saja. Dianggap sama-sama memiliki nafsu dan hasrat di dalamnya. Padahal tidak demikian. Dari suka bisa meningkat jadi cinta. Dalam cinta ada rasa sayang, tetapi rasa sayang dapat pula berdiri tunggal tanpa didahului oleh perasaan suka dan cinta. Nah, identifikasikan perasaanmu termasuk yang mana?

Sumber :

http://networkedblogs.com/5Lvu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s