Hitam-Putih, Nasgor+Es Cappuccino

cappuccino-coffee-with-whipped-creamAneh tapi nyata! heheu… ini yang keempat kalinya aku menyambangi food court di pojokan mall ini dengan keadaan, pesanan menu, dan kostum yang sama, persis.

Awalnya aku memilih food court ini daripada food court lainnya yang ada di sekitarnya, karena kuperhatikan inferior ruangannya cukup nyaman dengan temaram pencahayaannya, tidak terlalu ramai oleh pengunjung, terlebih jauh dari adik2 ababil yang tentunya lebih menyukai tempat-tempat yang ngejreng dan ber-wifi.

Pertama kali aku ke sana saat lagi mumet tingkat tinggi, rasanya adem banget bisa menyendiri di food court pojokan tersebut dengan pesanan nasgor dan es cappuccino. Namun sadar atau tidak, untuk mumet time yang kedua dan ketiga kalinya pun aku memilih tempat n menu yang sama namun di waktu berbeda dan tak tentu. Dan benar-benar nyadar saat kemarin adalah yang keempat kalinya aku menikmati lunch nasgor dan es cappuccino, di saat suasana mood sedang jelek banget, pikiran lagi kusut, di kantor juga lagi rusuh, plus di rumah lagi nggak ada makanan hehehe…. :mrgreen: Anehnya, saat itu pula aku mengenakan stelan hitam dan putih, bukan pakaian berwarna lainnya, persis seperti waktu-waktu sebelumnya setiap kali aku kepingin mojok di sana. Whuah…moga-moga aja waiter dan waitrees-nya gak hapal sama aku, khawatir begitu baru sampai di pintu udah ditanya, ‘nasgor dan es cappuccino, kan?’ 😀

Kenapa selalu menu yang sama, emangnya nggak ada menu lainnya? Tentu ada. Bahkan FC itu punya ciri khas menu sebagaimana namanya -yang identik dengan Jakarta- udah tenar kemana-mana. Tapi kebetulannya aku udah terlanjur jatcin sama nasgornya. Minuman favoritku dari list yang begitu panjang tertera, buatku cuma es cappuccino-nya di sini yang beda banget. Memang sekilas diliat dari tampilannya sepertinya sama saja dengan es cappuccino di cafe, food court, atau resto lainnya. Satu gelas seduhan dingin cappuccino dengan whipped cream dan taburan choco granule di atasnya, di dalamnya terlihat lelehan susu kental cokelat, tapii…rasa es cappuccino-nya kental dan juicy, lebih mirip jus alpukat! Hehe… barangkali  ‘sesuatu’ unik ini bikin aku ketagihan memesan menu tersebut untuk ngilangin mumet.

Oh, though the sun’s shinning from north…. 😉

NB: Shutterstock, aku minjem pic-nya yaa buat ilustrasi 🙂