Pintaku, Tuhan….

Tuhan, izinkan kali ini hamba untuk mengetahui maksud-Mu

Mengapa dia yang selalu terhadirkan dalam lelap malamku?
Mengapa kelebat bayang wajahnya selalu terlukiskan di antara gelap malamku?
Mengapa terkadang rindu menyelinap di antara hingar-bingar hariku?
dan… Mengapa di kemudian hari mereka masih menautkan denganku segala kisah tentangnya?
Di saat kini tak tak ada lagi cerita di antara kami
Di saat hati tak lagi satu
Di saat wajah tergugu di balik topeng ketegaran
Di saat bibir tak ingin lagi berucap sepatah kata pun untuk berpisah
Di saat kata ‘maaf’ pun sudah tenggelam jauh di dasar samudera rasa yang sudah tak berasa

Tuhan, ini jalan yang Kau berikan padaku, karenanya kumohon petunjuk-Mu
agar kalbu ini tak lagi sesat dalam memilih

praying-hands

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s